Porto Alegre - Pelatih Belanda Louis van Gaal
sedang kesal menjelang laga lawan Australia. Hal itu bersumber pada
posisinya di tepi lapangan, sampai-sampai ia pun menilai dirinya butuh
kursi bar untuk bisa memantau jalannya laga nanti.
Belanda, yang di laga pertamanya menang telak 5-1 atas Spanyol, akan menghadapi Australia di Estadio Beira-Rio, Porto Alegre, Rabu (19/6/2014) malam WIB. Sebagaimana lazimnya tim yang akan berlaga, Oranje pun telah menjalani sesi latihan di stadion tersebut dan di sinilah ketidakpuasan Van Gaal muncul.
"Hal yang utama adalah sepakbola dan manajer merupakan bagian dari sepakbola--dan saya tak bisa melihat apa-apa karena di lapangan (di tepinya) ada seorang juru kamera yang menghalangi pandangan saya, dengan saya dan seluruh pelatih dan manajer lain duduk di bawah karena lokasi kami ada di bawah permukaan, bukan di atas," keluhnya dalam sesi konfenresi pers.
"Itu mewajibkan kami untuk berdiri. Saya merupakan pelatih yang gayanya duduk, bukan berdiri," tutur Van Gaal sebagaimana dikutip oleh ESPN.
Usai konferensi pers tersebut Guardian kemudian juga mengutip kata-kata Van Gaal lain terkait dengan masalah serupa.
"Posisi dugout-nya berada lebih rendah dari lapangan dan dari posisi saya duduk juga ada sebuah kamera tepat di hadapan saya, jadi saya akan seperti ini (bergerak menyamping dari sisi satu ke sisi lain) agar bisa memantau permainan. Saya akan butuh sebuah kursi bar untuk menyaksikan pertandingannya dengan layak," sungut Van Gaal.
Atas komentar Van Gaal tersebut FIFA merespons dengan mengeluarkan pernyataan bahwa mereka akan mencermati kemungkinan untuk menyesuaikan posisi kamera saat ini untuk menghindarkan adanya pandangan yang terhalang.
Namun demikian, FIFA juga menegaskan bahwa keberadaan kamera dimaksud tidak akan dihilangkan dan posisi dugout tak bakal diposisikan ulang. Apalagi pelatih Prancis Didier Deschamps maupun peracik taktik Honduras Luis Suarez juga tak mengeluhkan hal tersebut saat kedua tim berhadapan di Estadio Beira-Rio.
Belanda, yang di laga pertamanya menang telak 5-1 atas Spanyol, akan menghadapi Australia di Estadio Beira-Rio, Porto Alegre, Rabu (19/6/2014) malam WIB. Sebagaimana lazimnya tim yang akan berlaga, Oranje pun telah menjalani sesi latihan di stadion tersebut dan di sinilah ketidakpuasan Van Gaal muncul.
"Hal yang utama adalah sepakbola dan manajer merupakan bagian dari sepakbola--dan saya tak bisa melihat apa-apa karena di lapangan (di tepinya) ada seorang juru kamera yang menghalangi pandangan saya, dengan saya dan seluruh pelatih dan manajer lain duduk di bawah karena lokasi kami ada di bawah permukaan, bukan di atas," keluhnya dalam sesi konfenresi pers.
"Itu mewajibkan kami untuk berdiri. Saya merupakan pelatih yang gayanya duduk, bukan berdiri," tutur Van Gaal sebagaimana dikutip oleh ESPN.
Usai konferensi pers tersebut Guardian kemudian juga mengutip kata-kata Van Gaal lain terkait dengan masalah serupa.
"Posisi dugout-nya berada lebih rendah dari lapangan dan dari posisi saya duduk juga ada sebuah kamera tepat di hadapan saya, jadi saya akan seperti ini (bergerak menyamping dari sisi satu ke sisi lain) agar bisa memantau permainan. Saya akan butuh sebuah kursi bar untuk menyaksikan pertandingannya dengan layak," sungut Van Gaal.
Atas komentar Van Gaal tersebut FIFA merespons dengan mengeluarkan pernyataan bahwa mereka akan mencermati kemungkinan untuk menyesuaikan posisi kamera saat ini untuk menghindarkan adanya pandangan yang terhalang.
Namun demikian, FIFA juga menegaskan bahwa keberadaan kamera dimaksud tidak akan dihilangkan dan posisi dugout tak bakal diposisikan ulang. Apalagi pelatih Prancis Didier Deschamps maupun peracik taktik Honduras Luis Suarez juga tak mengeluhkan hal tersebut saat kedua tim berhadapan di Estadio Beira-Rio.

0 Response